Kominfo Pasbar Ungkap tak Ada Koordinasi Pemasangan Wifi Tenaga Surya di SMPN 4 Sungai Beremas

sannarinews.id
By -
0

 

 Dinas Pendidikan dan Kominfo Pasbar Ungkap Minim Koordinasi Pemasangan Wifi Tenaga Surya di SMPN 4 Sungai Beremas




Pasaman Barat, sannarinews.id --- Terkait  sinyal Wifi Tenaga Surya di SMPN 4 Sungai Beremas beberapa waktu lalu yang tidak optimal, Pihak Kominfo Pasbar ungkapkan bahwa pihaknya  tidak dilibatkan dalam proses pemasangannya 


Kepala Dinas Kominfo Pasbar, Muharram S.Sos, melalui Kabid E-Government dan Aptika Sunarto, menyebut bahwa tidak adanya laporan resmi. "Tidak ada surat pemberitahuan dari Kominfo pusat, dan waktu pemasangan juga tidak ada petugas kami yang ikut," tegasnya.


Pemasangan, lanjut Sunarto, dilakukan langsung oleh vendor ditunjuk BAKTI Kominfo pusat. Koordinasi murni dengan pihak SMPN 4 sebagai user penerima tanpa libatkan Kominfo daerah sama sekali. 


"Pemkab Pasbar cuma usul calon penerima. Setelah bantuan datang, BAKTI kasih langsung ke sekolah, dan vendor pasang di lokasi," jelasnya.


Keluhan lemahnya jaringan? Sunarto akui bandwidth memang tak memadai: hanya 2-4 Mbps untuk seluruh user SMP. Kalau dibandingkan dengan Starlink  bisa mencapai 200 Mbps. Namun memakan biaya mahal  Rp750 ribu/bulan, ujarnya. 


"Yang namanya bantuan, mau gimana lagi? Harus diterima. Rata-rata laporan user kurang kencang," sindirnya. 


"Kadang kami sendiri nggak tahu kapan dipasang, karena nggak dikabari," tambahnya. Kondisi ini memicu tanda tanya: siapa yang mengawasi bantuan pusat agar layak pakai?



Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Sofyandri Piliang, mengaku juga sangat minim informasi soal pemasangan bantuan Wifi tenaga surya di SMP tersebut.


"Maaf, kami kurang tahu apakah ada yang dampingi pemasangannya," katanya. Ia hanya berjanji menyampaikan ke bidang SMP, tapi konfirmasi bidang tersebut tegas: tidak ada petugas yang ikut. Hanya pemberitahuan singkat doang.


Sofyandri menyarankan konfirmasi langsung ke Dinas Kominfo Pasbar. "Izin pak, kalau bisa hubungi Diskominfo. Takut salah jawab," ujarnya. **** irz

 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)