Pemkab Pasaman Barat Santuni Rumah Lansia dan Panti Asuhan di Momen Hari Jadi ke-22

sannarinews.id
By -
0

 

 Pemkab Pasaman Barat Santuni Rumah Lansia dan Panti Asuhan di Momen Hari Jadi ke-22



Pasbar, sannarinews.comDalam rangka menyambut Hari Jadi ke-22 Kabupaten Pasaman Barat, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyalurkan bantuan sosial kepada Rumah Lansia Yayasan Siti Khadijah dan Panti Asuhan Gerakan Bunda Berbagi, Rabu (7/1).

Kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur Pemerintah Daerah atas bertambahnya usia Kabupaten Pasaman Barat sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan, khususnya lansia dan anak yatim.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi daerah tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga momentum berbagi dan mempererat kepedulian sosial.
“Di momen Hari Jadi ke-22 ini, Pemerintah Daerah ingin mewujudkan rasa syukur dengan berbagi kepada orang tua kita di rumah lansia. Mereka adalah bagian dari keluarga besar Pasaman Barat,” ujar Doddy saat menyerahkan bantuan di Rumah Lansia Yayasan Siti Khadijah.
Ia berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Kabupaten Pasaman Barat semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.
“Mohon doa agar Pasaman Barat terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda didampingi para asisten, staf ahli, Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat Sifrowati Yulianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Erisa Doddy San Ismail, perwakilan Dharmakarini, kepala OPD, Baznas, serta stakeholder terkait lainnya. Bantuan yang disalurkan berupa sembako, uang tunai, pakaian, dan kebutuhan lainnya.
Sementara itu, Asisten II Setda Pasaman Barat, Endang Rirpinta, saat mengunjungi Panti Asuhan Gerakan Bunda Berbagi menyampaikan bahwa anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama.
“Anak-anak yatim tidak sendiri. Mereka adalah tanggung jawab kita semua. Kehadiran kami di sini untuk memastikan mereka mendapatkan perhatian dan kasih sayang,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sosial, sebagai bentuk ibadah dan kepedulian terhadap sesama.
Ketua Yayasan Gerakan Bunda Berbagi, Arjuna, mengapresiasi perhatian dan kunjungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Saat ini, panti asuhan tersebut menampung sebanyak 26 anak.
“Kunjungan dan bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami dalam mengelola yayasan. Apa yang diberikan merupakan wujud cinta dan kepedulian kepada anak-anak kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa anak-anak panti sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari berbagai pihak sebagai bekal tumbuh dan berkembang. *** d/ irz

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)